Puisi

UNTUKMU : WAKTU & PRAHARA

Kehidupan membawaku ke prahara Mencari kata benar di sela waktu Mengusir ego yang sering bertamu Terjerumus aku dalam permainan aksaramu Ku lihat tangis yang tak berkesudahan Dalam bayang semu terlintas senyum kepalsuan Saat ini mencintai bukanlah kepribadian Karena cinta saat ini hanya figuran Di bawah kolong langit mereka berdoa Berharap doa mereka tak berujung nestapa […]

UNTUKMU : WAKTU & PRAHARA Read More »

KEPADA KEKASIH

Oleh: Riska Febrianto Anggota Bidang Hikmah PK IMM Moh. Hatta periode 2019/2020   Ku tulis kata-kata ini Di kala gulita memerangi jingga Ketika angin membiru mengudara Banyak nian burung bertebaran Merajai angkasa   Kala ku lihat orang tua menyusui anaknya Sambil menangis terenggut durjana Wisma yang tak kuasa Menahan kerasnya hantaman ekskafator penguasa   Sayup-sayup

KEPADA KEKASIH Read More »

“It’s A Dream”

Oleh: Hana Khairunnisa   Rasa ini mungkin fana Diruang ini kau dapat melihatnya Andai dapat ku hitung semua Pasti lebih dari jutaan manusia di dunia Tapi bolehkah aku bercerita? Tentangmu yang ada di dunia Satu satunya yang ku pilih diantara semua Yang tak terganti walau beragam yang ada Jangan biarkan rasa ini terus membara Jelaskan

“It’s A Dream” Read More »

“Kita”

Oleh: Muhammad Faizal* No surrender! Gaza, Palestine “Bum!!!” Apa itu?? Hei bangun!!! Ayo bangun!!! Kita harus pergi dari sini!!!   Teriak ku kala itu Na’as kala itu yang ku pinta untuk bangkit Sekarang melangit… … dan takkan pernah membumi Melangit dengan senyuman Indah… Cahaya terpancar dari wajah mereka Bersinar… bahagia… Karena langit … Memeluk mereka

“Kita” Read More »

ROSEHIBERU

Oleh: Misya Silvia*)   Senja .. Jangan lagi kau buat aku tejebak dalam jingga warnamu Jangan lagi kau buat aku tersipu karna keindahanmu Jangan lagi kau buat aku terhanyut dalam cahayamu   Aku tak ingin menjadi bara yang terjebak bersama senja Aku tak ingin menjadi bara yang selalu menginginkannya Aku tak ingin menjadi bara yang

ROSEHIBERU Read More »

ILHAM

Oleh: Eka Pratiwi*)   Wahai… Pengisi hati, pelipur lara. Dambaan hati dari sang Ilahi. Kelu lidah memaggilmu, Hilang arah tanpa sosokmu, Datang petaka tanpa namamu Kelam..gulita..buta hati Saat pudar bayangmu Gemuruh dalam jiwa menambah sengsara Membawa perih sayatan yang kau tinggal. Pahamkah? Bahwa HADIRMU, ILHAM di hidup KU.   DIRI YANG TERKESAN KERDIL   *)

ILHAM Read More »

TENTANG LELAKI TUA (Untuk Mbah Moen Tercinta)

Hari ini An, Saat umurmu belum genap sewindu Pahlawan kita telah selesai Melakukan tugas sejarahnya Menjaga Indonesia tetap bhineka   Pada saat nanti, Jika kau sudah mengerti An Aku berjanji untuk menceritakan kisah seorang lelaki Yang semangatnya menjadi semangat pamanmu. Ia sebijak Batara Guru, sepatriot Batara Wisnu. Pada saat lagu Indonesia Raya berkumandang, Ia tegakkan

TENTANG LELAKI TUA (Untuk Mbah Moen Tercinta) Read More »

ALAM AKAN MURKA

Oleh: Yudhi Wahyu Yulianto*)   Sebuah kesan awal Membuat patah segala angkuh Nikmat yang sering kali lupa diri Membuat mereka terlengar Bumi rela diinjaknya Ketika bumi lapar Dia memberi makan racun Manusia makhluk sosial yang tak pernah puas Mereka menyiksa bumi tanpa batas Tanpa menyadari bumi telah mereka retas Sungguh hebat manusia Tidak hanya tuhan

ALAM AKAN MURKA Read More »

Ambang Asa

Oleh: Heri Setiawan*) – Sinar senja tak lagi idaman Tawa tetangga hilang menghampa Sepi bagai kesunyian malam Tak terdengar hiruk pikuk kota . Indonesia Negeri indah nan makmur Tanah hijau amat subur Terkubur Hilang Hanya tinggal sebuah cerita . Mengapa ? Kini Indonesia mati ditindas Kebijakan yang semena-mena Pejabat yang makan uang dinas Menghilangkan arti

Ambang Asa Read More »