Puisi

UNTUKMU : WAKTU & PRAHARA

Kehidupan membawaku ke prahara

Mencari kata benar di sela waktu

Mengusir ego yang sering bertamu

Terjerumus aku dalam permainan aksaramu

Ku lihat tangis yang tak berkesudahan

Dalam bayang semu terlintas senyum kepalsuan

Saat ini mencintai bukanlah kepribadian

Karena cinta saat ini hanya figuran

Di bawah kolong langit mereka berdoa

Berharap doa mereka tak berujung nestapa

Duduk bersimpuh di atas sajadah pengaduan

Mengenai hidup yang tidak berkeadilan

Tuhan, adakah kesejahteraan untukku ?

Adakah sebutir padi kusimpan untuk anakku ?

Sedang lahan ku di rampas mereka

Di tanam beton tumbuhlah bangunan raksasa

Yang aku tidak bisa menjamahnya

Tapi hamba punya harapan yang besar tuhan

Semoga kelak tahta yang tertinggi di singgasana

Adalah cinta yang memanusiakan

Dan semoga dusta sebagai pralambang ketamakan

Yang terus menari di atas kolosal kemakmuran

Akan hancur binasa

Untuk mereka yang menempatkan nafsu sebagai raja

Semoga mereka cepat temaram

Bersama malaikat yang kejam

Di tempat yang jauh bersama kutukan

 

Oleh: Riska Febrianto

Anggota Bidang Hikmah PK IMM Moh. Hatta FEB UMS periode 2019/2020