Artikel

DESAIN GRAFIS, LAHAN BISNIS MENGGIURKAN DI TENGAH PANDEMI

Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi sudah menjadi hal yang sangat dibutuhkan pada zaman saat ini. Apalagi saat dunia dilanda virus covid-19 yang saat ini sedang melanda seluruh belahan bumi. Hampir semua elemen masyarakat sangat bergantung pada teknologi. Selain untuk kebutuhan di bidang pendidikan, teknologi juga digunakan untuk berbisnis. Online shop adalah salah satu dari berbagai peluang mencari uang yang tersedia di saat pandemic seperti ini. Namun kebanyakan orang kesulitan ketika mereka mencoba untuk terjun di dunia bisnis Online Shop. Kebanyakan dari mereka beralasan bahwa sangat sulit untuk mencari pemebeli karena banyaknya pesaing dengan produk yang sama dengan kualitas yang lebih baik atau harga yang lebih murah. Tak sedikit orang juga yang berusaha mengganti cara mereka bertahan dalam pandemic virus corona ini. Salah satunya adalah dengan bisnis desain. Bisnis ini berbasis pada penjualan karya seni digital dengan banyak pilihan yang disediakan. Diantaranya ada; Vector, Logo, Font, Leaflet, Background, Pamflate, Template, Mock up dan lain lainya. Tidak perlu khawatir jika anda belum mahir dalam desain grafis. Faktanya banyak dari orang-orang yang memulai bisnis desain grafis ini adalah orang-orang yang awalnya tidak bisa desain grafis. Mereka biasanya belajar secara autodidak dari YouTube atau media social lainya.

Lalu kenapa bisnis ini bisa begitu menggiurkan sekaligus menjadi salah satu bisnis yang tidak memerlukan banyak tenaga? Dilansir dari channel YouTube Rio Purba yang saya saksikan, keuntungan bisnis ini bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta. Bagai mana cara kerja bisnis ini? Sang desainer biasanya akan menjual hasil karyanya di situs bernama Creative Market. Apa itu Creative Market? Creative Market adalah pasar online untuk aset desain buatan masyarakat. Perusahaan menjual grafik, tema Word Press, fotografi stok, dan barang digital lainnya untuk digunakan oleh materi iklan web. Apakah hanya di Creative Market saja sang desainer dapat menjual hasil desainya? Tentunya masih banyak lagi situs-situs yang menyediakan tempat bagi para desainer untuk menjual hasil karya mereka. Biasanya sang desainer akan memasang harga untuk desain mereka mulai dari 1 dolar hingga 100 dolar. Ada pula yang bahkan lebih dari 100 dolar. Cara kerjanya adalah pembeli akan membeli produk desain mereka secara online melalui Pay Pall lalu sang desainer akan mendapatkan keuntungan. Tentunya tidak hanya satu orang yang akan membeli desain tersebut, karena itulah mereka tetap bisa mendapatkan keuntungan secara pasif bahkan satu bulanya bisa mencapai jutaan rupiah. Rio Purba juga menambahkan bahwa jika kita ingen desain kita laku dengan cepat kita tentunya harus melakukan trik agar pembeli tertarik pada apa yang kita jual. Salah satunya dengan cara membuat mempercantik preview dari desain yang kita jual. Tips lain agar desain kita cepat laku adalah dengan cara konsisten dalam desain.
Bisnis desain ini bisa menjadi bisnis yang menggiurkan. Tentunya kita bisa belajar secara autodidak dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan secara gratis. Selain bisa mengasah kreativitas kita juga bisa mendapatkan uang secara pasif. Bisnis ini sangat cocok untuk kalangan mahasiswa karena pada dasarnya bisnis ini bisa dikerjakan kapan saja dan dimana saja sekaligus menjadi Part Time bagi Mahasiswa. Semoga teman-teman IMM bisa terinspirasi dengan bisnis desain grafis.

Billahi fii sabilil haq, Fastabiqul Khairat

 

Oleh :

IMMawan Aditya Wisnu Pradipta
Kader PK IMM FKIP Periode 2020/2021